Mengobarkan Semangat Pramuka: Pelantikan Bantara & Laksana SMAN 3 Pangkalan Bun

Mengobarkan Semangat Pramuka: Pelantikan Bantara & Laksana SMAN 3 Pangkalan Bun

SMANTRI - Pelantikan Bantara dan Laksana Dewan Ambalan Gugus Depan Tjilik Riwut Malahayati  01.005-01.006 Pangkalan SMA Negeri 3 Pangkalan Bun telah sukses dilaksanakan pada tanggal 15-16 November 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan kepramukaan di tingkat Penegak sebagai bentuk pembinaan karakter dan peningkatan keterampilan bagi para peserta.

Pelantikan ini berlangsung selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang menantang dan membangun jiwa kepemimpinan serta kebersamaan di antara peserta yang terdiri  dari bantara putra 15 orang, bantara putri 15 orang, laksana putra 7 dan aksana putri 18 orang.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan kemudian latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan dan kekompakan para calon Bantara dan Laksana. Selain itu, peserta juga dibekali dengan berbagai materi pramuka, seperti teknik kepramukaan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan guna membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter” ungkap Kakak Pembina Ibnu Eko Budi Utomo, S.Pd

Salah satu kegiatan yang paling dinanti adalah jelajah alam. Dalam kegiatan ini, para peserta diuji ketahanan fisik dan mentalnya dengan melakukan perjalanan menyusuri medan alam yang menantang. Jelajah alam ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keterampilan bertahan di alam bebas, tetapi juga mengajarkan kebersamaan, kerja sama tim, serta kecintaan terhadap lingkungan.

Upacara pelantikan diawali dengan pembacaan ikrar dan janji Pramuka Penegak oleh para calon Bantara dan Laksana. Momen ini menjadi titik penting dalam perjalanan kepramukaan mereka sebagai wujud komitmen dalam mengamalkan Satya dan Darma Pramuka.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan para Bantara dan Laksana yang telah dilantik dapat mengemban tanggung jawabnya dengan baik serta menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya. Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi dan menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.